J-Rocks goes to london after go to japan….
Grup band J-Rocks sukses besar tahun 2008 ini. Bagaimana tidak mereka mendapatkan hadiah membuat rekaman di studio Abbey Road Studio London Inggris.

Hadiah itu didapat Sony Cs setelah mendapatkan gelar sebagai The Best Band Who Can Free Their Voice dalam ajang Soundrenaline 2008. Pengusung musik rock gaya Jepang ini dianggap sebagai band terbaik dalam menyuarakan apa yang ingin mereka sampaikan kepada publik musik. Tak tanggung-tanggung, J-Rocks menyingkirkan empat nomine lain, yaitu Nidji, Padi, Gigi dan Saint Loco, empat grup yang punya juga tempat terhormat di blantika musik tanah air. Pesan yang ingin disampaikan J-Rocks adalah Save Our Music and Culture.
“Kami nggak percaya bisa mendapat hadiah ini. Memang kami tahu apa yang ingin kami sampaikan yaitu, Save Our Music and Culture. Tapi kami nggak nyangka. Kami sudah punya beberapa lagu yang bisa direkam di sana, tapi belum dipilih,” kata Sony Ismail Robbayani, gitaris J-Rocks, usai pengumuman pemenang di Caesar Lounge and Cafe Yogyakarta, Senin (11/8) pukul 02.00.
Sony bersama Anton Rudi Kelces (drum), Swara Wimayoga (bas) dan Imam Taufik Rachman (vokal) akan menjalani rekaman di Abbey Road Studios yang legendaris. Studio yang dibangun pada 1931 itu sangat lekat dengan The Beatles karena band ini merekam sebagian besar album dan single-nya di studio bergaya Gregorian ini selama 1962 hingga 1970. Bahkan Abbey Road dipilih menjadi judul album The Beatles yang diluncurkan pada 1969 dan mengantar hit seperti Something dan Oh! Darling.
Meski begitu Abbey Road Studios telah mencetak sukses puluhan artis seperti Cliff Richard, Radiohead, Pink Floyd, Oasis, Green Day, U2 dan banyak lagi lainnya. Begitu terkenalnya studio ini, sampai-sampai band Amerika Red Hot Chili Peppers difoto telanjang hanya dengan kaos kaki jelek saat menyeberang zebra cross di depan studio itu.